Tulisan ini adalah kelanjutan perjalanan saya setelah berhasil mengunjungi puncak Indrapura Gunung Kerinci yang merupakan gunung aktif tertinggi di Indonesia ( baca disini ). Tak lengkap rasanya, jika sudah mengunjungi Kerinci tapi tidak ke Danau Gunung Tujuh.

Danau Gunung Tujuh merupakan Danau yang terletak di Kabupaten KerinciJambi. tepatnya di Desa PelompekKecamatan Kayu Aro. Danau ini berada di kawasan Gunung Tujuh, sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung Kerinci.

Home Stay Pak Darmin – Loket Masuk ( 1 jam )

Pagi yang begitu cerah, Setelah bermalam untuk berisitirahat memulihkan fisik di home stay Pak Darmin, kami melanjutkan perjalanan mengunjungi Danau Gunung Tujuh. Dari home stay kami menggunakan mobil bak terbuka kurang lebih 1 jam menuju loket pendaftaran. Biaya tiket masuk cukup murah Rp 7.500 per orang.

Loket masuk – Pos 1 ( 60 jam ) 10.00 – 11.00

Setelah melakukan registrasi kami melanjutakan pendakian dengan modal nekat dan stamina yang tersisa setelah kembali dari Kerinci. Sebelumnya, salah satau porter kelompok kami memberi informasi bahwa cukup menggunakan sandal jepit untuk menuju ke danau karena treknya landai dan mudah. Namun, kenyataannya bertolak belakang. Tak ada jalan landai yang saya temui hampir semuanya menanjak haha, positifnya hampir semua teman saya ikut berangkat ke Danau ini. hanya Ama dan Bang Sigit yang tidak berangkat karena harus menyiapakan fisik Ama untuk persiapan lomba pencak silat nasional di minggu yang sama.

Perjalanan menuju pos 1 terbilang sulit, agak licin karena lajur bekas aliran air apalagi saya dan beberapa teman hanya menggunakan sandal jepit. Dan menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam.

Pos 1 – Pos 2 ( 30 menit ) 11.00 – 11.30

Dari pos 1 menuju pos 2 ternyata treknya pun sama. Jalur menanjak dan akar menjadi sahabat perjalanan. Menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit. Pos 2 cukup terawat dengan asbes transparan dan tiang tiang besi penyanggah yang kokoh. Disini kami berisitirahat cukup lama karena bertemu pendaki lain yang sedang istirahat, bermain gitar dan bernyanyi bersama.

 Pos 2 – Pos 3 ( 90 menit ) 12.00 – 13.30

Pos 2 menuju pos 3 sebenarnya hanya sejam, namun karena kami berjalan santai dan seringnya beristirahat waktu yang kami habiskan kurang lebih satu setengah jam. Di pos 3 pun cukup bagus dan terawat saama seperti di pos pos sebelumnya. Disini kami beristirahat sambil menunggu teman teman lain yang posisinya di belakang.

Pos 3 – Danau ( 30 menit ) 13.30 – 14.00

Setelah melewati pos 1,2 dan 3 yang menanjak, untuk menuju ke danau kita menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit dengan trek menurun. Akhirnya kami pun sampai di Danau Gunung Tujuh tepat pukul 14.00. Semua rasa lelah dan keluhan terbayarkan dengan melihat danau yang begitu luas dengan warna hijau toska di kelilingi 7 puncak gunung. Saya pun begitu excited berlari menuju danau dan berkenalan dengan dingin nya air kepada jari jemari tangan serta kaki saya. Merendam kaki sejenak menjadi solusi penghilang lelah setelah kurang lebih 3 jam mendaki.

Yang lebih menarik lagi, ternyata di atas danau ada penyewaan sampan sehingga saya dan teman teman bisa berkeliling menuju tengah danau yang begitu luas. Biayanya cukup hemat, dengan harga Rp 20.000 kita sudah bisa berkeliling dan berfoto sepuasnya. Selain sebagai tempat wisata, Danau Gunung Tujuh juga digunakan penduduk lokal sebagai sumber mata pencarian, beberapa masyarakat lokal berprofesi sebagai nelayan dan mencari ikan di danau tersebut.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Salam Lestari dari Meruri !

× Chat Us